Sunday, 9 October 2016

Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Hewan

Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan
Sama halnya dengan makhluk hidup yang lain, hewan pun dapat tumbuh dan berkembang. Pertumbuhan pada hewan adalah hasil dari pembelahan sel-sel tubuh sehingga tubuh menjadi membesar dan memanjang. Perkembangan pada hewan adalah hasil dari diferensiasisel-sel yang telah membelah. Diferensiasi adalah proses pembentukan sel-sel yang mempunyai fungsi dan struktur khusus yang selanjutnya akan membentuk jaringan dan organ
Perkembangan pada hewan diawali dengan pertemuan antara sel telur dan sel sperma sehingga terbentuk zigot. Zigot akan membelah menjadi 2. Dari 2 membelah menjadi 4, kemudin menjadi 8, 16, 32 demikian seterusnya sampai akhirnya berbentuk seperti bola padat yang disebut morula. Morula kemudian akan membetuk blastula yang di bagian tengahnya terdapat rongga berisi cairan yang disebut blastosoel. Blastula kemudian akan membentuk gastrula. Gastrula berbentuk seperti mangkuk yang mempunyai tiga lapisan, yaitu ektoderm (lapisan luar), mesoderm (lapisan tengah) dan endoderm (lapisan dalam). Ketiga lapisan tersebut kemudian akan berdiferensiasi menjadi jaringan-jaringan khusus, kemudian akan berkembang menjadi organ-organ.
Setiap makhluk hidup mempunyai pola perkembangan yang tidak sama. Beberapa makhluk hidup berkembang dari dua lapis sel, yaitu ektoderm dan endoderm, misalnya Porifera dan Coelenterata. Makhluk hidup yang berkembang dari dua lapis germinal (ektoderm dan endoderm) digolongkan sebagai makhluk hidup dipoblastik. Hewan yang perkembangan tubuhnya berasal dari 3 lapisan germinal (ektoderm, mesaderm, endoderm) disebut tripoblastik, contohnya Annelida, Platyhelminthes vertebrata.
Pada hewan menyusui, zigot berkembang sampai menjadi individu sempurna di dalam rahim induk betina. Masa perkembangan zigot menjadi individu sempurna (janin) disebut masa kehamilan. Masa kehamilan antara makhluk hidup yang satu dengan makhluk hidup yang lain berbeda-beda.

No comments:

Post a Comment