Sunday, 9 October 2016
Faktor-Faktor yang Mepengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan
Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan dipengaruhi oleh faktor dalam dan ada faktor luar.
1. Faktor Luar
a. Makanan (nutrisi) dan air
Tumbuhan membutuhkan makanan untuk tumbuh dan berkembang. Nutrisi tumbuhan pada umumnya diambil dari dalam tanah dan dari udara. Nutrisi yang diambil dari dalam tanah berupa unsur-unsur kimiawi. Berdasarkan penelitian ada empat belas jenis unsur yang selalu ditemukan pada tumbuhan. Unsur-unsur yang dibutuhkan dalam jumlah banyak disebut makronutrien, yaitu karbon, oksigen, hidrogen, nitrogen, sulfur, fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium. Sedangkan unsur-unsur yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit disebut mikronutrien seperti besi, seng, dan tembaga. Setiap unsur mempunyai fungsi tersediri bagi tumbuhan. Bila tumbuhan kekurangan salah satu unsur, maka akan mengganggu pertumbuhannya, misalnya bila tumbuhan kekurangan magnesium akan menyebabkan daun menguning atau klorosis. Hal ini terjadi karena magnesium dibutuhkan untuk pembentukan klorofil. Bahan yang lain yang diperlukan tumbuhan adalah karbondioksida. Karbondioksida diambil dari udara dan digunakan untuk fotosintesis.
Selain nutrisi, tumbuhan juga membutuhkan air. Air diperlukan untuk fotosintesis, selain itu air juga diperlukan untuk perkecambahan. Bila tidak ada air, maka perkecambahan tidak mungkin dapat terjadi.
b. Suhu
Tumbuhan memerlukan suhu tertentu agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Suhu berpengaruh pada kerja enzim. Pada suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah, enzim-enzim yang berperan dalam berbagai aktivitas tubuh tidak dapat bekerja bahkan dapat menjadi rusak. Suhu optimum yang baik untuk pertumbuhan tumbuhan adalah 10ºC - 38º C. Pada umumnya tumbuhan tidak dapat tumbuh pada suhu dibawah 0ºC dan di atas 40ºC.
c. Kelembaban
Kelembaban udara dan tanah dapat mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan. Tanah dan udara yang lembab, baik untuk pertumbuhan tumbuhan. Kelembaban berhubungan dengan penguapan air. Bila udara lembab, maka penguapan akan sedikit dan bila tanah lembab, maka banyak air yang diserap tumbuhan. Kondisi yang demikian mendukung bagi pertumbuhan tumbuhan.
d. Cahaya
Cahaya diperlukan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis. Cahaya mutlak diperlukan untuk fotosintesis. Cahaya juga dapat mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan. Pada umumnya cahaya dapat menghambat pemanjangan tumbuhan. Hal ini dapat dibuktikan dengan menyimpan tanaman di tempat yang gelap, maka pertumbuhan tumbuhan tersebut akan lebih cepat dibandingkan dengan tumbuhan yang disimpan ditempat yang cukup terkena sinar matahari. Akan tetapi tumbuhan yang disimpan di tempat gelap lebih pucat, kurus dan daunnya tidak berkembang. Peristiwa demikian dinamakan etiolasi.
2. Faktor Dalam
a. Gen
Gen merupakan faktor pembawa sifat yang dapat diturunkan pada keturunannya. Gen berperan dalam mengontrol berbagai reaksi kimiawi di dalam sel, seperti sintesa protein. Gen dapat mengatur pola pertumbuhan melalui sifat yang diturunkannya, misalnya jika gen yang terdapat apa suatu tumbuhan membawa sifat tubuh tinggi, maka keturunan tumbuhan tersebut akan tinggi
b. Hormon
Hormon berperan dalam mengatur pertumbuhan, misalnya dalam merangsang pembelahan sel, pemanjangan sel atau bersifat menghambat pertumbuhan. Hormon tumbuhan disebut juga fitohormon. Fitohormon yang telah dikenal di antaranya adalah auksin, giberilin dan sitokinin.
Auksin merupakan hormon yang pertama kali ditemukan pada tumbuhan. Hormon ini dibuat pada ujung batang (tunas), daun muda dan kuncup bunga. Auksin berfungsi untuk mengatur pembesaran sel, memacu pemanjangan sel, meningkatkan perkembangan bunga dan buah, merangsang pembelahan sel-sel kambium dan merangsang perkembangan akar.
Giberilin merupkan hormon yang ditemukan pada semua bagian tumbuhan, seperti pucuk batang, ujung akar, bunga, buah dan terutama biji. Giberilin berfungsi untuk merangsang perkecambahan dan tunas, pemanjangan batang, dan merangsang pembelahan sel.
Sitokinin adalah hormon tumbuhan yang disintesis di akar, kemudian akan diangkut ke berbagai organ tumbuhan. Sitokinin yang pertama kali ditemukan adalah kinetin. Sitokinin, berfungsi untuk merangsang pembelahan dan pembentukan tunas pada batang, menghambat penuaan dan mempengaruhi pertumbuhan akar, juga berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
Selain ketiga hormon di atas, pada tumbuhan juga ditemukan hormon yang lain, seperti gas etilen yang berperan dalam pematangan buah dan asam absitat yang berperan untuk merangsang penutupan stomata pada saat musim kering untuk mengurangi penguapan, membantu pengguguran daun dan menunda pertumbuhan (dormansi).
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment