Monday, 10 October 2016

Kelainan Tulang atau Bentuk Rangka Tubuh

Kelainan Tulang atau Bentuk Rangka Tubuh
Bentuk tubuh manusia dipengaruhi oleh rangka tubuh. Oleh karena itu, apabila terjadi kelainan pada rangka/tulang dapat menyebabkan berubahnya bentuk tubuh. Kelainan bentuk tulang/rangka, disebabkan sikap dan kebiasaan  yang salah. Selain itu kelainan bentuk tulang dapat pula disebabkan oleh:
a.      patah tulang pipa (fraktura),
b.      rusaknya selaput pembugkus tulang, sehingga menyebabkan     sel-sel tulang mati, dan
c.       infeksi pada persendian.
Beberapa kebiasaan sehari-hari yang dapat menyebabkan kelainan bentuk tulang/rangka di  antaranya seperti berikut;
a.       Kebiasaan duduk yang terlalu condong ke belakang dapat menyebabkan bentuk tulang belakang melengkung bagian atas dan bawahnya. Kelainan bentuk tulang ini disebut lordosis.
b.      Kebiasaan duduk yang terlalu condong ke depan dapat menyebabkan bentuk tulang belakang melengkung (membungkuk) ke depan. Kelainan bentuk tulang belakang ini disebut kifosis.
c.       Kebiasaan yang senantiasa memikul beban di bahu kiri terus menerus, akibatnya bentuk tulang punggung menjadi miring ke kanan. Kebiasaan memikul beban di bahu kanan terus menerus, menyebabkan bentuk tulang belakang miring ke kiri. Kelainan bentuk tulang ini disebut skoliosis.
    Selain itu kelainan tulang dapat pula disebabkan oleh:
a.      Bakteri penyebab sifilis yang di derita ibu hamil, dapat menyebabkan cacat pada tulang anggota gerak pada bayi yang dilahirkannya;
b.     Virus polio yang menyerang bayi dapat menyebabkan kaki bayi tersebut kecil tulang belulangnya;
c.     Bakteri atau virus yang menyerang persendian dapat menyebabkan pergerakan sendi terganggu;
d.      Kekurangan vitamin D serta
e.      Kekurangan zat kapur pada tubuh.

No comments:

Post a Comment